5 Etika di Dalam Dunia Kerja

1

  1. Do = tersenyum ramah, Don’t = Cemberut tak berujung

Selalu tersenyum ramah adalah salah satu kunci dari relasi yang baik, dan rekan kerja akan lebih senang membantu karena merasa akrab dengan kita. Memasang muka jutek akan memengaruhi mood seseorang menjadi tidak baik, dan hal tersebut menimbulkan perasaan tidak enak di dalam hatinya, seakan seseorang tersebut melakukan kesalahan besar, Maka sebagai makhluk sosial yang baik adalah sebuah ibadah jika kita tersenyum ramah terhadap orang lain. Namun perlu diperhatikan juga, terlalu ramah bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan, orang lain bisa menjadi salah sangka dan berpikir Anda terbuka untuk hubungan romantis.

2

2. Do = Mendengarkan musik melalui headset, Don’t = Memasang volume speaker dengan kuat

Melakukan sebuah pekerjaan membutuhkan sebuah konsentrasi, dan jika anda adalah orang yang menyukai bekerja sambil mendengarkan musik ada baiknya memperhatikan kenyamanan orang-orang di sekitar anda, karena pada hakikatnya bukan hanya anda sendiri yang bekerja di ruangan tersebut, untuk itu berusahalah sedikit mungkin untuk mengganggu keleluasaan orang dalam bekerja.

3

3. Do = Tidak mengusik urusan orang lain, Don’t = Bergossip ria

Salah satu hal yang paling fatal adalah ketika anda kedapatan mengusik kehidupan orang lain, padahal anda tidak ada hubungannya sama sekali. Selain menghambat terselesainya pekerjaan, bergossip juga tidak memberikan manfaat apapun ke diri anda. Jika anda takut tidak mendapat informasi, maka bukan dengan bergossip caranya, selain mendapatkan kabar yang simpang siur, anda juga di cap jelek oleh orang lain sebagai penggosip.

Business People Handshake Greeting Deal at work.

4. Do = Segera menyelesaikan pekerjaan, Don’t =mengutak-atik telepon genggam

Anda akan sangat dihargai, jika anda dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, selain memudahkan orang lain dengan terselesaikannya pekerjaan anda, anda dinilai sebagai orang yang rajin dan sangat menghargai waktu, menunda-nunda pekerjaan tidak akan memberikan manfaat selain akan menumpuk pekerjaan dan akan memberatkan beban kerja anda sendiri.

5

5. Do = bersikap Jujur, Don’t = bersikap manipulatif

Kejujuran adalah bahasa nomor satu dimana pun anda berada, tanpa kejujuran sulit untuk diterima di dalam lingkup kehidupan masyarakat, mungkin.. mungkin saat ini rekan/atasan anda tidak berkata apa-apa, mengenai ketidak jujuran yang pernah anda lakukan, jangan salah sangka ketika dilakukan penilaian terhadap anda hasilnya akan buruk. Maka berusahalah untuk jujur terhadap orang lain, karena orang-orang yang bersikap jujurlah akan disegani akhlaknya.

Β©Tria Dara Barlian

Kredit :

Designed by mindandi / Freepik
Designed by Asierromero / Freepik
Designed by Kues / Freepik
Designed by luis_molinero / Freepik
Designed by Pressfoto / Freepik
Designed by jcomp / Freepik
Designed by Bluemoon1981 / Freepik
Designed by Asierromero / Freepik

Advertisements

17 Agustus 2017

Halo, sepertinya sudah 1.5 tahun ini saya berhenti dari dunia wordpress. Mungkin karena dunia kampus kehidupan sesungguhnya yang sedang saya hadapi saat ini (Dunia Kerja, red). Seakan-akan saya kehabisan daya dan kreatifitas untuk menulis. Menulis adalah satu-satunya tempat saya kembali ketika saya merasa kehilangan arah, akan tetapi saya sering lalai mempraktikannya.

17 Agustus 2017 ini mempunyai makna bersejarah bagi keluarga kami.

  1. Tanggal tersebut menandakan sudah 33 Tahun perjalan panjang pernikahan Mama dan Papa saya.
  2. Hari Perayaan Upacara Kemerdekan terakhir bagi Papa saya memakai seragam Korpri.
  3. Hari dimana saya pertama kali memakai baju seragam Korpri.
  4. Dan yang terpenting, hari Adik saya mengikuti Upacara Kemerdekaan sebagai mahasiwa.

Seperti yang saya sebutkan di atas, hidup terus berlangsung. Saya harap setelah 1.5 tahun ini, Saya dapat berkarya dan memberi manfaat bagi orang-orang disekitar saya. Oleh karena itu, saya jadikan momen kemerdekaan ini, sebagai bentuk rasa syukur karena telah diberi kebebasan untuk memilih, leluasa untuk berpikir, tidak terhalang pendidikannya, tidak terganggu hak sebagai manusia dan juga sebagai wanita, sehingga saya dapat bergerak, berbicara, berbuat, dan melakukan apa yang saya kehendaki dengan leluasa sesuai dengan norma dan adat yang berlaku.

Salah satu kemerdekaan yang saya inginkan adalah merdeka dari rasa cepat puas dan merdeka dari perasaan ria, karena dua hal tersebut berpengaruh kuat mendatangkan akibat negatif. Semoga usaha kita untuk terbebas dari perasaaan diatas menjadi seperti peribahasa ini, dicoba-coba bertanam mumbang, moga-moga tumbuh kelapa (dicoba-coba mengusahakan sesuatu yang moga-moga menjadi besar dan mendatangkan hasil). -Alasan saya memasukkan peribahasa di atas, karena setelah 20-an Tahun saya hidup, saya baru membaca peribahasa tersebut. Hahaha.

Hal lain yang menyebabkan saya untuk menulis lagi adalah ketika saya melihat video ini,

Saya teringat kembali alasan saya untuk menulis, karena saya suka dan saya merasa bebas melakukannya. Saya tidak tahu, sampai kapan saya akan menulis dan sampai kemana tulisan-tulisan ini akan membawa saya. Bismillahirrahmannirrahim.

Kredit :

lastlemon.com

https://www.youtube.com/user/caseyneistat